Sejarah Cuka Apel

Sejarah Cuka Apel di Indonesia

Berdasarkan legenda di kawasan pegunungan Kaukasia, di perbatasan antara daratan Asia dan Eropa, sebelah tenggara Rusia. konon ribuan tahun yang lalu Nabi Muhammad yang pertama kali memberikan sebuah biji (berisi bakteri baik kelompok Lactobacillus sp) kepada orang-orang setempat dan mengajari cara membuat minuman asam, yang mengandung polisakarida larut air yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat, yang berperan dalam meningkatkan pembentukan sistem imun dalam tubuh. Sehingga masyarakat tersebut memiliki kondisi tubuh yang kuat dan sehat serta hampir tidak pernah menderita berbagai macam penyakit. Tercatat dalam sejarah, pada tahun 907, Elie Metchinkoff ilmuan Rusia peraih Nobel menyampaikan hipotesisnya tentang manfaat minuman fermentasi (dari susu yang diasamkan) bagi bangsa Bulgaria yang biasa mengkonsumsi minuman tersebut, mempunyai dampak umur panjang dan selalu dalam kondisi sehat, sedikit sekali yang terserang penyakit. Perkembangan berikutnya sekitar abad VII, dalam literatur Kekaisaran Romawi pernah mencatat bahwa Yulius Caesar mengintruksikan kepada para prajurit Romawi untuk secara teratur mengkonsumsi minuman asam (cuka dari buah apel) untuk menjaga ketahanan tubuh prajuritnya. Begitu pula di Amerika, sekitar abad XVIII tercatat nama Presiden Amerika kedua John Adams sebagai pengkonsumsi teratur cuka apel, memiliki kesehatan tubuh yang terjaga sehingga terhindar dari serangan penyakit sampai beliau wafat di usia 91 tahun. Sekitar awal tahun 1990, cuka apel mulai beredar dipasaran Indonesia sebagai produk impor. Umumnya bahan baku cuka apel tersebut terbuat dari buah apel New Zeland, Whosington dan Red Delicious. Dan diperkirakan sekitar tahun 1998, di Indonesia mulai muncul beberapa merk cuka apel yang diproduksi menggunakan bahan baku domestik (buah apel Malang – Jawa Timur).

Berbicara tentang cuka apel di Indonesia tidak terlepas dari peran besar Miftahus Sa’diyah, S.TP selaku penemu formulasi cuka apel yang kemudian diproduksi oleh PT. Hemarco Perkasa Utama sejak tahun 2001. Dibawah bimbingan Bapak Eddy Susanto Sutikno selaku Kepala divisi Produksi PT. Hemarco Perkasa Utama proses produksi berjalan dengan baik dan lancar sehingga menjadikan produk cuka apel yang diminati konsumen. Dengan kualitas produk yang baik tersebut membawa berkah bagi kejayaan PT. Hemarco Perkasa Utama sebagai industri yang mampu mempopulerkan cuka apel diseluruh penjuru Indonesia. Kepopuleran nama cuka apel yang diproduksi oleh PT. Hemarco Perkasa Utama tidak terlepas dari kerja bapak Eddy Susanto Sutikno terutama diwilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera dan Sulawesi.

Sungguh sangat disayangkan, pada tahun 2008 merupakan tahun terberat yang harus dialami oleh PT. Hemarco Perkasa Utama mengalami guncangan hebat sehingga memutuskan untuk tidak memproduksi lagi cuka apel dan melakukan PHK seluruh karyawannya. Atas permintaan banyak pihak, terutama memperhatikan konsumen cuka apel yang merasakan betul manfaatnya dan atas inisiatif bersama rekan Bapak Eddy Susanto Sutikno dan Miftahus Sa’diyah, S.TP membentuk sebuah industri yang diberi nama Agroindustry Global Mandiri dengan tujuan utama memproduksi cuka apel ”HESTAMINA” dengan tetap mempertahankan kualitas proses produksi serta budaya kerja kreatif dan inofatif.

Cuka Apel ”Hestamina” merupakan minuman kesehatan hasil fermentasi alami dari buah apel Anna pilihan yang masih segar asal Batu, Malang diproduksi oleh Agroindustry Global Mandiri diproses & dikerjakan oleh tenaga ahli, berpengalaman lebih dari 8 tahun di bidang cuka apel, sehingga kualitas cairan cuka apel lebih sempurna, semakin kaya nutrisi, vitamin dan mineral terutama kandungan enzim dan asam amino yang mudah dicerna oleh tubuh manusia, sehingga dapat membantu dan memperbaiki sistem metabolisme tubuh juga imunitas, tidak banyak mengandung endapan atau terlalu keruh (residu akibat proses fermentasi), juga aroma cuka apel HESTAMINA “soft” tidak menyengat hidung (lebih lembut) serta rasanya yang lembut di lidah (tidak menusuk) membuat produk cuka apel HESTAMINA semakin diminati konsumen yang tersebar diseluruh kota di Indonesia, anak-anak pun menyukainya. Cuka apel HESTAMINA telah lulus uji dari Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Unibraw; PT. Biochem Technology dan PT.Sucofindo sehingga aman dikonsumsi bagi siapapun dan segala kondisi, tidak berlebihan bila cuka apel HESTAMINA merupakan “generasi emas” industri cuka apel di Indonesia, penerus tradisi minuman berbasis kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: