“Diabetes mellitus” (Kencing Manis)

Larutan Cuka Apel HESTAMINA Mampu atasi “Diabetes mellitus” (Kencing Manis)

Diabetes mellitus (DM) (dari kata Yunani διαβαίνειν, diabaínein, “tembus” atau “pancuran air”, dan kata Latin mellitus, “rasa manis”) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan, disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah. Ada dua tipe DM, yaitu tipe-1. Karena kurangnya produksi insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin disebut juga insulin-dependent diabetes mellitus “diabetes yang bergantung pada insulin”. DM tipe-2 disebut non-insulin-dependent diabetes mellitus “diabetes yang tidak bergantung pada insulin” terjadi karena kecacatan dalam produksi insulin dan resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas terhadap insulin yang melibatkan reseptor insulin di membran sel. DM tipe-2 dapat diatasi dengan pengobatan oral. Kuat dugaan bahwa dalam larutan cuka apel HESTAMINA yang kaya nutrisi dan mineral untuk tubuh, mampu memperbaiki sel beta penghasil insulin, sehingga pelan tapi pasti produksi insulin dalam tubuh akan tercukupi. Perlu diketahui bahwa gejala awal DM berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (polyuria). Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (poydipsia). Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih,penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polyphagia). Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan serta lebih peka terhadap infeksi. Mulai dari sekarang, segeralah konsumsi cuka apel HESTAMINA secara rutin, karena cuka apel HESTAMINA mampu menjaga gula darah dalam batas normal (mencegah komplikasi diabetes), mengoptimalkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh, memperbaiki metabolisme tubuh (menjaga kestabilan berat badan) dan melancarkan sistem peredaran darah (mengontrol tekanan darah). Lakukan puasa dan olah raga secara teratur untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: