Kalsium

Kalsium merupakan salah satu sumber kehidupan bagi mahluk hidup, karena menjadi mineral yang sangat penting dalam tubuh dan berperan aktif pada seluruh proses kehidupan. Mulai dari awal pertemuan sperma dengan sel telur, hingga menjadi embrio, dan terus menjalani pertumbuhan sampai manusia itu berusia lanjut. Kalsium sangat membantu proses metabolisme dalam tubuh, pengantar isyarat syaraf, mengatur denyut jantung, hingga pertumbuhan otot.

Pada kondisi cairan tubuh yang bersifat basa, kalsium akan banyak mengendap baik di jaringan maupun di berbagai organ-organ tubuh. Akibatnya adalah terjadi pengapuran dan pengerasan baik itu pada jaringan pembuluh darah, jaringan saraf, jaringan otot maupun pada organ lain seperti jantung, ginjal, liver, dan paru. Yang akhirnya mengganggu fungsi dan kerja dari jaringan dan organ tersebut. Berikut pengaruh kalsium bagi tubuh:

  1. Saat Proses Pembuahan: pada saat pembuahan dimulai, gerakan sperma menuju sel telur sangat mengandalkan energi yang dipasok kalsium. Terungkap dalam penelitian kalangan ilmuwan, ketika sperma mendekati sel telur, pucuk sperma yang mengandung ion kalsium inilah yang memungkinkan sperma mampu menembus membran sel telur. Jadi kekurangan kalsium sangat berpengaruh pada proses reproduksi.
  2. Saat Pertumbuhan Janin: proses pertumbuhan janin dalam kandungan, kalsium membentuk menjadi tempurung kepala yang melindungi otak. Demikian pula, pada pembentukan tulang kaki, tangan, punggung, dan beberapa tulang lainnya.
  3. Saat Perkembangan Anak: pada usia balita, kalsium sangat penting dan pada stadium tinggi akan sangat menentukan tingkat kecukupan kalsium dalam tubuh di kemudian hari. Gizi yang kurang baik, kekurangan sinar matahari, menyebabkan elemen tulang tidak dapat mengendap secara normal pada bagian pertumbuhannya. Akibatnya, muncul penyakit rakhitis, kaki berbentuk O atau X, pertumbuhan tulang tidak sempurna, kerusakan gigi, daya ingat berkurang, mudah terkejut, dan masih banyak persoalan tulang lainnya.
  4. Saat Menjadi Dewasa: kekurangan kalsium menyebabkan nyeri otot tulang, kaki kejang (kram), rematik, sistem kekebalan tubuh berkurang, mudah terkena flu dan masuk angin, kulit bersisik, kering, pecah-pecah, hingga sakit pada persendian.
  5. Saat Menjadi Orang tua: memburuknya kondisi penderita kencing manis (diabetes mellitus), gangguan jantung karena kontraksi otot jantung dan fungsi kontrol energinya melemah, penyumbatan pembuluh darah, tekanan darah tinggi (hipertensi), keropos tulang (osteoporosis), sampai persoalan mudah patah tulang.

Kekurangan kalsium selain mengakibatkan darah sulit membeku apabila terjadi pendarahan, juga menyebabkan dinding sel menjadi kurang permeabel, artinya dinding sel menjadi liat dan sari-sari makanan sulit untuk menembus ke dalam dinding atau lebih di kenal dengan efek kalsium.

Phospor dalam garam organik berguna untuk membantu metabolisme tenaga. Sehingga juga berkhasiat menjaga dan meningkatkan vitalitas dan stamina tubuh. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: